OLX sebagai platform iklan sudah eksis sejak 2005, di Indonesia sejak 2014 – 2015 eksis setelah tokobagus berubah jadi OLX, dan kemudian berniaga juga gabung dengan OLX ini. Beberapa pesaing OLX lain juga diakuisisi.
Sejak saat itu, nyaris tidak ada pesaing yang berarti bagi OLX ini, sehingga popularitasnya meningkat tajam. OLX populer terutama dalam kategori jual beli property dan jual beli kendaraan, baik mobil atau motor.
OLX menjadi populer karena memberikan sarana gratis dalam beriklan dan mudah sekali ditemukan di search engine, terutama Google. Hampir tidak ada batasan apapun selain kuota jumlah iklan yang ditayangkan per bulannya. Sehingga banyak orang terbantu dengan memasang iklan di OLX.
Tetapi itu dulu, sekarang ini OLX sudah berubah. kategori – kategori populer sama sekali tidak menyediakan kuota iklan gratis, seperti iklan properti atau iklan otomotif, semua adalah iklan berbayar. Hanya kategori tertentu saja yang masih menyediakan iklan gratis, itupun dengan kuota kecil, sekitar 30 iklan. Itupun dengan moderasi yang sangat ketat sehingga iklan tidak mudah untuk ditayangkan di OLX.
Hal ini jelas membuat banyak pemirsa mengalihkan pemasangan iklannya ke platform lain yang masih memberikan iklan gratis. Salah satunya adalah Jualo. Meskipun tidak terstruktur baik seperti OLX, Jualo bisa menjadi alternatif bagi OLX karena tidak ada batasan kuota dan bebas memasang iklan di semua kategori.
OLX saat ini sudah tidak menarik lagi karena hal – hal di atas. Bisa jadi karena upaya monetisasi OLX yang semakin kencang, sehingga banyak cara dilakukan untuk meraih pendapatan yang signifikan. tetapi hal ini jelas mengurangi kenyamanan pemirsanya yang masih merindukan hal – hal gratis dari OLX.
Mudah – mudahan hal ini didengar oleh manajemen OLX agar bisa sedikir mengendurkan “batasan” pemasangan iklan, agar OLX ramai lagi dengan iklan – iklan dari warganet.
